PPIH Debarkasi Medan siap sambut kedatangan jemaah haji dari tanah suci
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) tahun 1445H/2024M Debarkasi Medan menggelar Rapat Persiapan Kedatangan Tamu Allah asal Provinsi Sumatera Utara di Asrama Haji Medan, Sabtu (22/06).
Elshinta.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) tahun 1445H/2024M Debarkasi Medan menggelar Rapat Persiapan Kedatangan Tamu Allah asal Provinsi Sumatera Utara di Asrama Haji Medan, Sabtu (22/06).
Hadir dalam pertemuan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Muhammad Yunus, MA, dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Dr. H. Zulfan Efendi, S.Ag, M.Si.
Dalam sambutannya Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Muhammad Yunus, MA mengapresiasi pelaksanaan keberangkatan yang telah dituntaskan beberapa waktu yang lalu. Ia berharap saat kedatangan nanti seluruh panitia menyajikan pelayanan yang maksimal dan berupaya berperan besar dalam menyukseskan seluruh rangkaian prosesi kedatangan jemaah sampai keluar dari Asrama Haji Medan.
“Pertama tentu kita apresiasi rangkaian kegiatan keberangkatan yang lalu. Alhamdulillah, kita bisa menyelesaikannya dengan baik dan dapat menyelesaikan kendala yang ada sehingga jemaah terkesan dengan pelayanan kita. Untuk itu, saat kedatangan nanti, usaha maksimal yang sudah kita kerjakan saat keberangkatan akan kita berikan juga saat kedatangan,” ucap Yunus.
Ia juga mengungkapkan agar seluruh petugas mengutamakan pelayanan yang ramah terutama pada lansia dan disabilitas.
“Kita harus berikan pelayanan terbaik, berikan layanan ramah terutama pada jamaah lansia dan disabilitas. Faktor kelelahan, rindu akan rumah, rindu keluarga pasti tertanam dalam psikis jemaah. Untuk itu, kita harus memahaminya,” tambah Yunus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Senin (24/6).
Kabag TU juga berharap semua petugas bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Kabag TU meminta petugas di bidang tertentu seperti keamanan, kesehatan, barang seperti koper dan tas, data dan paspor, konsumsi, zamzam, pelayanan lansia dan disabilitas harus bekerja secara maksimal untuk kenyamanan jemaah yang datang.
“Ada 25 kloter yang harus kita layani. Tentu situasi ini harus kita teliti dengan cermat. Mana yang kurang mari kita benahi bersama. Semua bidang harus bekerja sesuai tupoksinya. Semoga tidak ada kendala serius saat menjalankan tugas. Kami yakin semua profesional dan terbaik di bidangnya masing-masing,” tutur Kabag.
Kabid PHU Kanwil Kemenagsu Zulfan Efendi mengungkapkan kesuksesan penerimaan kedatangan Tamu Allah merupakan prioritas petugas yang ada. Ia berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang menjadi bagian dari kesuksesan pelayanan keberangkatan ibadah haji dan penerimaan yang sebentar lagi akan terlaksana.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang menjadi bagian suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Kita akan kedatangan Tamu Allah yang pulang ke tanah air. Semoga kita bisa menjalankan tugas dengan baik,” ucapnya.
Kedatangan 25 Kelompok Terbang Tamu Allah akan dimulai pada 24 Juni 2024 dini hari. Kelompok Terbang pertama yang akan mendarat ke Sumatera Utara berasal dari Kabupaten Asahan. Diperkirakan Garuda Indonesia sebagai maskapai yang membawa pulang jemaah dari Jeddah tiba di Bandara Kualanamu pukul 01.55 WIB.